Sistem Bioflok untuk Budidaya Udang Vaname : Panen Melimpah !

No ratings yet.

Teknologi bioflok yang dikembangkan dapat meningkatkan produksi udang, meningkatkan efisiensi protein dan pakan , menekan buangan limbah ke lingkungan perairan serta meningkatkan efisiensi penggunaan air dan lahan budidaya. Hadi Terpal akan menjelaskan sistem bioflok untuk budidaya udang vaname, simak baik-baik.

Apa itu Bioflok ?

apa itu kolam dengan sistem bioflok
Kolam Terpal Sistem Bioflok

Sistem bioflok merupakan proses dari nitrifikasi yang dapat dengan mudah melakukan pengurasan atau pergantian air. Budidaya udang dengan teknologi bioflok mengandalkan mikroorganisme yang dijadikan sebagai sumber produktivitas untuk mencegah berbagai macam penyakit. Budidaya dengan sistem bioflok biasanya menggunakan kolam terpal sebagai media budidaya, karena efektif dan efisien.

jual kolam terpal bulat untuk tambak
Anda dapat membelinya di PRODUSEN KOLAM TERPAL BIOFLOK : HADI TERPAL.

Sistem Bioflok menekan biaya pakan pada udang dengan cara memanfaatkan mikroba sebagai pakan sekaligus sebagai pengurai kotoran di kolam. Karena sejatinya pemberian pakan pada udang tidak seluruhnya dimanfaatkan udang, hanya sekitar 30%-50% yang digunakan dalam metabolisme tubuh, sisanya menumpuk di dasar tambak. Jika tidak menggunakan sistem bioflok akan menjadi limbah sehingga menurunkan kualitas air dan meningkatnya konsentrasi amonia. Di tambak, kandungan amonia yang melebihi ambang batas (>0,1 mgL-1) dalam waktu tertentu dapat mematikan udang budidaya. Itulah mengapa kini para peternak udang vaname beralih menggunakan sistem bioflok dengan media kolam terpal.

5 Manfaat Sistem Bioflok untuk Budidaya Udang Vaname

sistem bioflok untuk budidaya udang vaname
  1. Menghemat Biaya : Biaya pakan, modal awal, biaya perawatan.
  2. Menghemat Lahan : Memaksimalkan produksi dengan lahan yang terbatas.
  3. Mudah Dibersihkan : Karena menggunakan media kolam terpal (bioflok)
  4. Udang Lebih Segar dan tidak bau tanah : sistem aerator sebagai penghasil gelembung udara di dalam kolam.
  5. Hasil Panen Lebih Melimpah : Berdasarkan hasil penelitian dan testimoni para peternak udang vaname.

Berdasarkan Jurnal Ilmiah Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau, Teknologi bioflok pada budidaya udang vaname intensif menghasilkan produksi 10.375 kg/ha, mengurangi penggunaan pakan (RKP 1,3), menstabilkan kondisi dan mempertahankan kesehatan udang serta memberi keuntungan sebesar Rp 72.221.000,-/ha/ musim tanam, lebih tinggi dibandingkan budidaya udang vaname tanpa bioflok.

BANTU KAMI AGAR MENJADI LEBIH BAIK