
Kolam terpal adalah salah satu cara populer untuk membudidayakan ikan dan udang. Namun, untuk menjaga kesehatan ikan dan udang, perlu dilakukan pengaturan kualitas air di dalam kolam. Salah satu alat yang dapat membantu menjaga kualitas air di dalam kolam adalah aerator. Berikut 5 Fungsi Aerator pada Kolam Terpal.
1. Menambah Kadar Oksigen dalam Air
Fungsi utama aerator pada kolam terpal adalah untuk menambah kadar oksigen dalam air. Hal ini sangat penting karena ikan dan udang membutuhkan oksigen untuk bernapas. Jika kadar oksigen di dalam air rendah, ikan dan udang dapat mengalami stres, bahkan kematian. Dengan menggunakan aerator, kadar oksigen di dalam air dapat ditingkatkan sehingga ikan dan udang dapat hidup sehat. Baca juga : Produsen Kolam Bioflok Terlaris ! Hadi Terpal !
2. Meningkatkan Kualitas Air Kolam
Selain menambah kadar oksigen dalam air, aerator juga dapat membantu meningkatkan kualitas air di dalam kolam terpal. Dalam kolam terpal, kotoran ikan dan udang dapat menjadi masalah jika tidak diatasi dengan baik. Kotoran tersebut dapat menjadi sumber penyakit dan dapat mempengaruhi kualitas air. Dengan menggunakan aerator, kotoran dapat tersebar ke seluruh kolam dan terurai oleh bakteri. Hal ini akan membantu menjaga kualitas air dan mencegah timbulnya penyakit.
3. Mencegah Stratifikasi Air
Stratifikasi air adalah kondisi di mana lapisan air di bagian bawah kolam menjadi lebih dingin dan lebih padat daripada lapisan air di bagian atas kolam. Hal ini mengakibatkan sirkulasi air di dalam kolam menjadi terganggu dan kadar oksigen di dalam air menjadi rendah. Dengan menggunakan aerator, sirkulasi air di dalam kolam dapat ditingkatkan sehingga stratifikasi air dapat dicegah.
Aerator menghasilkan gelembung udara yang mengangguk ke permukaan air, ini akan membuat air menjadi lebih bergerak dan mencampurkan oksigen ke seluruh lapisan air. Dengan demikian, sirkulasi air di dalam kolam akan lebih baik dan tumpukan air dingin di bagian bawah kolam dapat dicegah.
4. Mencegah Pertumbuhan Alga
Alga adalah tumbuhan mikroskopis yang dapat tumbuh di dalam air kolam. Jika pertumbuhan alga tidak dikendalikan, hal ini dapat mempengaruhi kualitas air dan kesehatan ikan dan udang. Sirkulasi air di dalam kolam dapat ditingkatkan sehingga pertumbuhan alga dapat dicegah.
Alga biasanya tumbuh di permukaan air karena paparan sinar matahari yang cukup, sedangkan di bawah permukaan air, pertumbuhan alga akan menjadi terhambat karena tidak mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup. Dengan menggunakan aerator, air akan terus bergerak dan mengalir ke seluruh bagian kolam, sehingga pertumbuhan alga dapat dicegah dengan baik.
5. Hasil panen segar dan melimpah
Kadar oksigen yang tinggi membuat hasil panen ikan dan udang lebih segar dan besar. Penelitian menjunjukkan, bahwa kadar oksigen dapat mempengaruhi pertumbuhan makhluk hidup, termasuk ikan dan udang. Adapun berkat aerator, membuat ikan dan udang senantiasa terhalang dari stress, yang sangat berpengaruh pada hasil panen.
Kesimpulan
Dari lima fungsi aerator pada kolam terpal yang telah dibahas di atas, dapat disimpulkan bahwa aerator sangat penting untuk menjaga kualitas air di dalam kolam terpal. Dengan menggunakan aerator, kadar oksigen di dalam air dapat ditingkatkan, kualitas air dapat dipertahankan, stratifikasi air dapat dicegah, pertumbuhan alga dapat dikendalikan, dan kebisingan di sekitar kolam dapat dikurangi.Bagi para petani ikan dan udang, penting untuk mempertimbangkan penggunaan aerator pada kolam terpal mereka. Klik link kami https://heylink.me/HadiTerpal . Ada pilihan order melalui WA, Shopee, Tokopedia dan TiktokShop.
