Membudidayakan ikan nila dengan media kolam terpal tidaklah sulit. Ikan nila mempunyai kemampuan adaptasi yang baik serta mudah berkembang biak seperti mujair. Ikan nila sangat cocok dipelihara di dataran rendah dengan batas maksimal kenggian mencapai 500 mdpl. Umumnya, ikan nila akan lebih menekan biaya apabila menggunakan kolam terpal. Karena itu, banyak sekali orang yang bertanya Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Terpal. Untuk anda, HADI TERPAL akan mengulasnya secara rinci. Simak baik-baik.
1. Tentukan Jenis Ikan Nila
Ada banyak sekali jenis ikan nila, tentukan jenis ikan nila yang sering dibudidayakan dan memiliki pangsa pasar yang besar. Setiap jenis ikan nila memiliki ciri khas dan keunggulan tersendiri. Lebih lengkapnya baca Sukses Budidaya Ikan Nila Di Kolam Terpal. Beberapa jenis ikan nila seperti gambar dibawah ini :

Ikan Nila GIFT 
Ikan Nila Merah 
Ikan Nila Larasati 
Ikan Nila Hitam 
Ikan Nila Gesit
2. Pengendapan Kolam Terpal
Proses pengendapan dilakukan untuk mempercepat pembetukan mikroorganisme di dalam air kolam. Masukkan probiotik sesuai takaran ke dalam air. Penggunaan probiotik dalam budidaya ikan nila berfungsi untuk menguraikan amonia. Probiotik juga membantu melancarkan proses pencernaan makanan pada ikan nila.
3. Pemilihan Benih

- Benih sehat dan tidak cacat fisik maupun cacat karena penyakit
- Aktif bergerak
- Ukuran benih sama
- Gerakan lincah
- Warna senada
- Responsif terhadap pemberian pakan
- Resisten terhadap hana, jamur, parasit dan penyakit
- Dapat bertahan hidup di lingkungan perairan yang relatif buruk
- Induk ikan nila yang baik untuk dipijahkan memiliki berat antara 120-180 gram
- Untuk ikan nila yang baik dipijahkan sekitar4-5 bulan
4. Penyebaran Benih Ikan Nila
Penyebaran benih ikan nila dilakukan setelah mikroorganisme di dalam kolam muncul. Umumnya, tahap ini memerlukan waktu sekitar tujuh hingga sepuluh hari setelah proses pengendapan dilakukan.
Kolam terpal bulat memang memiliki kapasitas yang besar. Anda dapat menebar bibit ikan nila sebanyak-banyaknya, sesuai dari kapasitas kolam terpal yang Anda miliki. Namun, akan lebih baik jika benih ikan yang ditebar dibatasi, maksimal 1000 bibit ikan setiap kolam. Pada hari pertama dan hari kedua, anda tak perlu memberi pakan pada bibit ikan nila agar bibit ikan nila menyantap mikroorganisme yang tumbuh di dalam kolam terpal.
5. Pembesaran Ikan Nila
Jika bibit ikan nila masih berupa benih, maka Anda dapat melakukan pemeliharaan di tempat lain lebih dulu. Ketika bibit ikan nila sudah tumbuh menjadi bibit berkualitas dan unggul, anda boleh memidahkannya ke dalam kolam terpal bulat. Pendederan nila di kolam terpal sebaiknya di mulai dari benih berumur 30 harii. Benih umur 30 hari sudah dapat beradaptasi dengan pakan buatan.
Kedalaman air kolam antara 40 – 60 cm. Sementara untuk kolam terpal atau tambak, tingkat kecerahan air yang baik antara 20-35 cm. Ikan nila dapat berkembang biak dengan baik di perairan tenang, 8-15 liter/dek dengan kadar garam air antara 0-35 per mil. Suhu opmal untuk pertumbuhan ikan nila berkisar antara 25 o hingga 30 C dengan pH air sekitar7-8.
Ikan nila ini membutuhkan pakan 2-10% per berat total ikan dalam kolam, tergantung dari ukuran ikan. Pada ukuran ikan nila 5-20 g, pakan yang di berikan 4-6 % bobot tubuh/hari, sedangkan ikan yang berukuran 100-200 g, pakan yag di berikan cukup 2,2,5 % bobot tubuh . Pemberian pakan dilakukan 3-4 kali sehari, yang di berikan pada pagi, siang, sore, dan malam hari.
6. Masa Panen
Terdapat 2 jenis metode panen, yakni panen sebagian dan panen sekaligus.
- Panen sekaligus : siapkan jaring. Hindari menggunakan alat tangkap ikan yang terlalu besar atau kasar.
- Panen sebagian : pisahkan ikan nila ke dalam kolam lain atau wadah besar lebih dulu. Berikan malachite grin sebelum ikan nila disatukan kembali ke kolam awal.
- Ikan nila sudah dapat Anda panen keka memasuki usia sekitar enam bulan dengan berat ideal sekitar 500 gr per ekornya. Ketika proses panen berlangsung, lakukan penyortiran ikan yang akan dijual dengan ikan yang hendak dikonsumsi. Pilih ikan berkualitas terbaik untuk dijual di pasaran.
Begitulah Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Terpal. Banyak sekali manfaat yang anda dapatkan jika membudidayakan ikan nila di kolam terpal. Seperti :
- Hemat biaya modal dan perawatan
- Tebar padat ikan sangat tinggi
- Kotoran ikan nila akan terpusat di central drain sehingga lebih mudah dibersihkan
- Keberadaan central drain membuat kualitas air di dalam kolam menjadi lebih bersih
- Ikan nila jauh lebih sehat
- Pertumbuhan ikan nila lebih baik dibandingkan di kolam lumpur. ·Risiko benturan antara ikan nila yang satu dengan yang lainnya sangat rendah
- Risiko kematian ikan nila sangat kecil.
Belilah kolam terpal yang MURAH & BERKUALITAS di produsennya langsung ! Dimana lagi kalau bukan HADI TERPAL !



produsen kolam terpal dengan penjualan tertinggi 

