Beternak ikan nila dengan media kolam terpal sangatlah menguntungkan. Anda dapat meraup keuntungan karena menekan biaya media dan perawatan ikan. Selain itu, budidaya ikan nila di kolam terpal mampu ditempatkan pada lahan sempit bahkan perkotaan. Omzet yang dihasilkan pun membeludak berkat permintaan pasar yang tinggi. Untuk itu, kami akan mengulas Kiat Sukses Budidaya Ikan Nila Di Kolam Terpal untuk anda.
1. Siapkan Kolam Terpal
Kolam Terpal dengan panjang 2×3 meter muat ikan nila 500 ekor. Kolam terpal ukuran tersebut dapat menghasilkan panen 100-200 kilogram ikan. Untuk ukuran 4×6 meter muat ikan nila 1000 ekor, dan hasil panen 300 -400 kilogram ikan.
Tidak peduli anda pemula ataupun peternak profesional, mencari KOLAM TERPAL TERMURAH DAN BERKUALITAS hanya di HADI TERPAL. Silahkan buktikan !

2. Perhatikan Air
Sebelumnya pastikan air yang yang digunakan terbebas dari pathogen. Jika menggunakan air PDAM, endapkan selama kurang lebih 3 hari agar kaporitnya mengendap.
Ph air yang bagus yaitu sekitar 6-7,5. Sedangkan suhu optimal yang bagus untuk pertumbuhan yakni sekitar 25-30 derajat celcius.
Untuk kedalaman air kolam yaitu 80-100cm. Kedalaman tersebut adalah ukuran untuk pembesaran.
3. Proses Fermentasi
Taburkan probiotik lebih dulu untuk mempercepat proses pertumbuhan mikroorganisme. Proses ini biasanya memakan waktu selama 7 hingga 10 hari. Setelah mikroorganisme tumbuh sempurna, tebar benih ikan nila sesuai dengan kapasitas kolam.
4. Tabur Benih
Sebagai informasi, ada beberapa jenis ikan nila dengan karakteristik yang berbeda-beda. Yaitu :
Ikan Nila Lokal : Ikan nila lokal merupakan jenis ikan yang paling umum dijumpai di pasaran.
Ikan Nila BEST : BEST (Bogor Enhanced Strain Tilapia) tergolong disuka peternak karena hemat pakan dan cepat besar. Ukuran benih ikan nila BEST lebih besar dan persentase kemungkinan hidup jauh lebih tinggi daripada jenis ikan nila lainnya.
Ikan Nila Merah GIFT : GIFT (Genetic Improvement of Farmed Tilapia). Dibandingkan dengan ikan nila lokal, ikan nila merah GIFT lebih tahan penyakit, waktu produktifnya pun tergolong panjang, antara 1.5 hingga 2 tahun.
Ikan Nila Nirwana : Ikan nila Nirwana dagingnya lebih tebal. Beratnya dapat mencapai sekitar 650 gram per ekor. Kebanyakan Nila jenis ini digunakan sebagai bahan olahan, seperti fillet.
Ikan Nila Gesit : bobotnya dapat mencapai lebih dari 500 gram dengan panjang 8 cm dalam waktu kurang dari 6 bulan. Ikan Nila Gesit mudah untuk dikembangbiakkan. Presentasenya keberhasilan perkawinan mencapai 98%.
Kepadatan penebaran benih ikan nila di kolam terpal yakni 15-30 ekor per meter persegi dengan ukuran 10 gram tiap satu kilo.
5. Pemberian Pakan
Memberi pakan nila dilakukan pada hari ketiga setiap pagi dan sore hari agar benih ikan menyantap mikroorganisme terlebih dahulu. Pakan ikan nila adalah plankton atau tumbuhan lunak, bisa juga diberikan pelet 2%-4% dari bobot biomassanya sebanyak 3-5 kali sehari. Sebaiknya tambahkan pula azolla atau vitamin ikan agar memaksimalkan proses pertumbuhan.
6. Perawatan Ikan Nila
- Beri pakan secara teratur sesuai dosis
- Rajin mengganti air kolam jika sudah hijau pekat
- Melakukan penyortiran ikan nila sesuai ukuran, agar tidak terjadi kanibalisme
7. Panen
Untuk mencapai ukuran konsumsi 400-600 gram/ekor, butuh waktu 4-5 bulan sampai mencapai masa panen.
